BAB II
PEMBAHASAN
A. Kepemimpinan Kepala Sekolah Sebagai
Pelopor Perubahan
Tidak ada rumus sederhana
yang dapat menjamin keberhasilan sebagai seorang pemimpin. Kepemimpinan adalah
keterampilan yang membutuhkan kapasitas, dedikasi, dan pengalaman (yang berarti
waktu untuk hidup dan belajar) demikian Robert P.Neuschel
(2008:15) membuka bahasannya dalam buku The
Servant Leader,”Pemimpin yang Melayani.” Namun kepala sekolah sebagai
pelopor perubahan dalam mengembangkan potensi belajar peserta didik. Penulis
memilih jalur yang lebih sederhana bahwa setiap anak layak hidup layak karena
mereka terlahir membawa potensi sebagai aset untuk hidup bahagia. Setiap anak
terlahir berbakat, cerdas, istimewa, unik dan berhak untuk bahagia. Jolene L.Roehlkepartain & Nancy Leffert (2005:351)
dalam buku “What Young Children Need to
Succeed,” edisi terjemah mengatakan ada tiga langkah sederhana dalam
mengembangkan aset anak-anak yaitu Pertama,
pastikan anak-anak layak memperoleh perhatian dan kepedulian Anda; Kedua, membuat komitmen dimulai dari
hal yang kecil dan sederhana; Ketiga, bertindak,
putuskan untuk dilakukan.
“Kepemimpinan penting selama
masa perubahan,” kalimat penting yang ditemukan dalam buku,”Kecakapan Berpikir Bagi Pemimpin,” karya
Bill
Welter dan Jean Egmon (2009:19-20) dan menurut mereka ada tiga sudut
pandang tentang kepemimpinan yang dihormati yaitu, pertama, kepemimpinan ditunjukkan dengan tindakan bukan kata-kata; kedua, kepemimpinan ada dalam hubungan
saling percaya dengan para pengikut;
ketiga,pemimpin tahu tujuan mereka dan organisasi mereka.
Aset pemimpin yang paling
penting menurut Bill Welter dan Jean Egman (2009) pada
bagian sampul bukunya,”The Prepared Mind
of a Leader” (Kecakapan Berpikir Bagi Pemimpin) adalah kemampuan
mengantisipasi perubahan di lingkungan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan
itu secara cepat. Dari pernyataan Walter dan Egman kita
dapat menarik sebuah kesimpulan bahwa hal terpenting yang harus dimiliki oleh
seorang pemimpin adalah kemampuan yang efektif untuk berpikir fleksibel tentang
sebuah perubahan baik dalam konteks transisi maupun inovasi. Kemampuan memilih
strategi untuk mengatasi masalah dan pengambilan keputusan dalam menuju
perubahan. Melakukan sedikit perubahan untuk menghasilkan perubahan yang
berdampak lebih besar yakni perubahan mindset
(sikap mental) dan mind scape
serta prepared mind (siap pikiran dan
mental). Bill Welter & Jean Egmon (2009:1) meyakini bahwa prepared mind
bukan soal perubahan saja/kesempatan saja, tetapi ini soal persiapan yang
disengaja.
Kualitas serta tingkat terbaik kinerja kepemimpinan menurut Robert
P.Neuschel (2008:99) ada sejumlah elemen karakter dan kepribadian yang bersifat bawaan dan mendasar seperti daya tahan, integritas,
motivasi, keinginan, tanggung jawab, dan kepekaan alamiah terhadap orang lain. Inilah menurut Neuschel yang menjadi fondasi membangun
kepemimpinan. Selanjutnya pada bagian akhir pembahasan pemimpin bawaan dan
bentukan Neuschel (2008:103) menyatakan bahwa sedikit yang benar-benar
merupakan pemimpin yang berbakat alami. Sebagian besar manajer/pemimpin
dibentuk oleh peristiwa dan kebutuhan. Neuschel dalam analisis finalnya
mengemukakan buah pikiran bahwa orang paling banyak belajar menjadi pemimpin
dengan pemimpin dan sebagian besar tindakannya diciptakan sendiri.
Neuchel (2008:91) mensyaratkan pemimpin sebagai pengelola hebat
atas perubahan dan keadaan yang tidak stabil. Pemimpin harus berada di depan
untuk mendukung perubahan dan pertumbuhan serta menunjukkan jalan guna
mengadakan perubahan. Ada dua persyaratan penting untuk membawa perubahan
menurut Neuschel yaitu Pertama mengetahui
persyaratan teknis dan kedua memahami
tuntutan yang terkait dengan sikap dan motivasi untuk melaksanakan perubahan
itu. Neuschel menekankan bahwa salah satu perubahan besar yang dihadapi oleh
manajer/pemimpin adalah mampu mengenali dan membawa perubahan yang penting
secara efektif.
Manajemen perubahan adalah proses pengelolaan sumber daya untuk
membawa keadaan sekarang ini menuju keadaan baru yang diharapkan. Kalau
dikaitkan dengan sekolah, maka dapat dinyatakan bahwa, manajemen perubahan
sekolah adalah proses pengelolaan sumber daya sekolah untuk membawa keadaan
sekolah sekarang, sekolah dengan kurikulum 2006 menuju keadaan sekolah yang
diinginkan yaitu sekolah dengan kurikulum tahun 2013.
Kepala sekolah menghadapi tantangan perubahan penerapan kurikulum
2013. Kesiapan yang perlu dicermati adalah mengenali elemen perubahan dengan sikap terbuka, meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan agar dapat mengelola perubahan sehingga menjadi sekolah yang
adaptif terhadap perubahan.
Menjadi kepala sekolah profesional memerlukan daya adaptasi
terhadap perubahan dengan menjadi kepala sekolah pembelajar, sehingga memandang
perubahan kurikulum sebagai sesuatu yang seharusnya. Alasannya jelas, karena
ilmu pengetahuan, teknologi, dan tantangan hidup terus berubah, maka kebutuhan
siswa pun terus berubah menyesuaikan dengan kebutuhan jamannya. Lebih dari itu,
pengalaman kita bekerja membuktikan bahwa apa yang dihasilkan terdahulu selalu
memerlukan perbaikan, sehingga perubahan merupakan keharusan. Tugas kepala
sekolah pada konteks ini amat strategis.
Kepala Sekolah menjadi penentu utama keberhasilan sekolahnya.
Tugas memimpin perubahan ada di tangannya. Selain sebagai pendidik, pengajar,
pelatih, pembimbing, ia juga berperan sebagai pemimpin pembelajaran, manajer
perubahan, dan pengembang budaya sekolah. Dalam menyongsong pelaksanaan
perubahan, kepala sekolah perlu belajar dari pengalaman menerapkan kurikulum
2006. Pengalaman dapat menunjukkan fakta keberhasilan maupun kegagalan.
Berangkat dari pengalaman diri sendiri, maupun belajar dari pengalaman rekan
sejawat, kepala sekolah dapat merancang rencana tindakan yang akan
diperankannya dalam menerapkan kurikulum 2013.
Pemimpin yang mampu menyiapkan masa
dengan menetapkan program untuk mengembangkan, mempertahankan, dan memobilitasi
keterampilan mental utama yang mendefinisikan kecakapan berpikir para pemimpin.
Bill Welter dan Jean Egman (2009:3) mengemukakan delapan kecakapan yang dapat
diterapkan aku terapkan dalam lingkup yang sangat luas, dari organisasi
berskala besar hingga perusahaan kewirausahaan kecil termasuk lingkup manajemen
dan kepemimpinan sekolah:
ð Pengamatan (Observing) Lingkungan tempat aku hidup dan beroperasi selalu berubah. Suatu hal
yang alamiah bila aku memerhatikan dalam rangka mengkonfirmasi informasi
tentang pandangan aku atas dunia, namun seringkali yang lebih penting lagi
adalah hal-hal apa yang aku tidak ketahui. Apa yang Anda amati akhir-akhir
ini
ð Penalaran (Reasoning)
Orang
selalu ingin tahu mengapa Anda mengusulkan satu tindakan dan tidak akan
mengkuti arahan Anda sampai mereka memahami penjelasan Anda. apa jawaban Anda
atas pertanyaan,”Mengapa”?
ð Penggunaan Imajinasi (Imagining) Masa depan merupakan sesuatu yang tidak dapat aku ketahui, namun aku
bisa membayangkannya....Apa yang berseleweran di benak Anda kini?
ð Pertanyaan Asumsi (Challenging) Setiap organisasi bisnis dibangun dengan asumsi. Kapan terakhir kali
Anda mempertanyakan assumsi dan menguji validitasnya.
ð Pengambilan keputusan (Deciding). Hadapilah bahwa Anda dibayar untuk membuat atau mempengaruhi keputusan
karena tindakan penting dalam progresnya. Apakah Anda terus berkembang atau
malah jalan di tempat?
ð Pembelajaran (Learning). Pengetahuan-pengetahuan masa lalu membawa Anda kepada posisi Anda
sekarang. Ia bisa tidak efektif untuk membuat Anda bergerak ke muka. Apa yang
seharusnya Anda ketahui tapi Anda tidak mengetahuinya?
ð Upaya Memampukan (Enabling). Anda barangkali pintar, namun progresa menuntut sebuah upaya yang
intensif untuk setiap organisasi. Apakah orang-orang diseakur Anda memiliki
pengetahuan dan alat. Yang paling penting lagi, peluang untuk berkembang?
ð Kemampuan Berefleksi. (Reflecting). Semua keputusan memiliki sisi buruknya. Aku perlu mengambil keputusan
masa lalu dan memahami kelemahan-kelemahan yang dibuat dan konsekuensi dari
keburukan itu. Aku juga perlu merefleksikan masa depan (envision) dan mempertimbangkan keburukan dari yang aku akan
lakukan. Masalahnya adalah aku selalu kekurangan waktu dan kelihatan tidak
pernah punya waktu untuk sekedar berpikir. Apakah Anda pernah mencoba berpikir
ulang akhir-akhir ini?
Titanium I Phone Case, $30 - Titanium Art & Design Team
BalasHapusGet ready apple watch titanium for the ultimate power supply titanium in premium design for the ultimate in premium jewelry. Get it today from ion titanium hair color Titanium Artists on our website trekz titanium pairing at microtouch titanium trim reviews www.titaniumart.com.
g506j2kvoys918 dildo,sex chair,black dildos,dog dildo,huge dildos,vibrators,Butterfly Vibrator,huge dildos,dildos s728n1yvinh122
BalasHapuse183h4ykpdn412 Cheap Jerseys from china,Cheap Jerseys from china,cheap nfl jerseys,Cheap Jerseys from china,Cheap Jerseys china,nfl jerseys,cheap nfl jerseys,wholesale nfl jerseys,Cheap Jerseys from china,wholesale jerseys from china t442y4ayqci705
BalasHapus